Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
Home All. Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 06 Februari 2011

Motta Kini Italia

Roma - Thiago Motta aslinya adalah pesepakbola asal Brasil. Namun tak kunjung mendapat panggilan dari Seleccao, pada akhirnya Motta memilih untuk membela panji timnas Italia.

Gelandang Inter Milan berusia 29 tahun itu termasuk dalam skuad Cesare Prandelli yang disiapkan untuk laga friendly melawan Jerman, 9 Februari besok.

Kabar Motta akan berbaju Azzurri sebenarnya sudah beredar sejak pekan lalu saat si pemain mengaku sudah dihubungi Prandelli mengenai kemungkinan dirinya bergabung ke sana. Meski baru sekitar tiga tahun tinggal di Negeri Pizza, Motta bisa membela Italia karena darah yang didapat dari sang kakek.

Namun sempat terjadi perdebatan karena Motta sebelumnya sempat bermain bagi timnas U-23 Brasil saat Piala Emas tahun 2003. Namun karena itu sifatnya undangan, jadi tak dianggap sebagai panggilan resmi.

Kini kabar itu bukan sekadar isapan jempol karena Motta jadi pemain naturalisasi ketiga sejak Prandelli memegang La Nazionale, setelah Amauri (Brasil) dan Cristian Ledesma (Argentina).

Selain Motta, Prandelli pun kembali membawa kiper Juventus Gianluigi Buffon yang absen lama karena cedera serta Antonio Cassano yang mulai menemukan performanya sejak bergabung dengan AC Milan.

Debutan lain yang ada di antara 23 nama yang dibawa Prandellli adalah playmaker Parma Sebastian Giovinco dan penyerang pinjaman Juve dari Cagliari, Alessandro Matri

Kiper: Buffon (Juventus), Sirigu (Palermo), Viviano (Bologna)

Bek: Astori (Cagliari), Bonucci (Juventus), Cassani (Palermo), Criscito (Genoa), Chiellini (Juventus), Maggio (Napoli), Ranocchia (Inter)

Gelandang: Aquilani (Juventus), De Rossi (Roma), Giovinco (Parma), Mauri (Lazio), Montolivo (Fiorentina), Thiago Motta (Inter), Nocerino (Palermo), Palombo (Sampdoria)

Penyerang: Borriello (Roma), Cassano (Milan), Matri (Juventus), Pazzini (Inter), Rossi (Villarreal)

Duel Messi vs Ronaldo di Level Timnas

Lisbon - Di Liga Spanyol ada rivalitas antara Cristiano Ronaldo di kubu Real Madrid dengan Lionel Messi yang membela Barcelona. Persaingan itu kini akan dibawa ke level timnas.

Barca dan Madrid terus berpacu di pucuk klasemen La Liga Primera, dengan dimotori kedua pemain andalannya masing-masing, Messi dan Ronaldo.

Signifikansi keduanya untuk klubnya pun terasa sangat besar. Tengok saja papan klasemen topskorer, di mana Messi dan Ronaldo sama-sama berada di posisi teratas, dengan torehan setara yakni 24 gol.

Dengan demikian, tak ayal kalau kemudian partai persahabatan antara Portugal kontra Argentina di Swiss, Kamis (10/2/2011) dinihari WIB, dilabeli dengan Ronaldo vs Messi di pentas internasional.

"Buat saya, ini bukan cuma perkara Ronaldo lawan Messi, tapi juga Portugal melawn Argentina, (dengan) duel individual akan jadi sajian menarik untuk fans," tukas Pelatih Portugal Paulo Bento di Reuters.

"Kami harus memastikan bisa mengeluarkan yang terbaik dari Ronaldo di dalam tim yang dinamis, dan memastikan mereka tak bisa melakukan hal yang sama dengan Messi," lanjut Bento memaparkan strategi umum timnya.

Mulai menangani 'Samba Eropa' pada bulan September, Bento mendapat pujian karena dinilai sudah membangkitkan asa Portugal di kualifikasi Piala Eropa 2012 usai awal buruk.

Kemenangan telak 4-0 atas juara Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 Spanyol pada partai ujicoba lainnya di bulan November, juga memperlihatkan betapa tajamnya Portugal di bawah penanganan Bento.

"Kami ingin menang dan bermain bagus. Ini adalah sebuah partai penting dalam mempersiapkan diri menuju laga penting melawan Norwegia di bulan Juni," tegas Bento.

Bukan hanya untuk Portugal, partai ujicoba nanti juga akan penting buat Argentina. Di sini pelatih Sergio Batista memiliki peluang untuk menguji sejumlah pemain baru sebelum gelaran Copa America 2011, yang dihelat di Argentina bulan Juli nanti.

Prediksi Susunan Pemain:

Portugal: Eduardo; Jose Bosingwa, Ricardo Carvalho, Bruno Alves, Fabio Coentrao; Joao Moutinho, Raul Meireles, Carlos Martins; Nani, Helder Postiga, Cristiano Ronaldo.

Argentina: Sergio Romero; Pablo Zabaleta, Nicolas Burdisso, Gabriel Milito, Ezequiel Garay; Ever Banega, Javier Mascherano, Javier Pastore; Juan Manuel Martinez, Lionel Messi, Ezequiel Lavezzi

Sabtu, 05 Februari 2011

Merasa Tak Dihormati, Robben Cekik Mueller

Munich - Arjen Robben kedapatan mencekal leher Thomas Mueller saat keduanya membela Bayern Munich. Tak mau insiden itu merusak nuansa positif di klub, kubu Bayern pun coba menenangkan situasi.

Kejadian yang melibatkan dua pemain Bayern tersebut lahir dalam kemenangan 3-1 atas Werder Bremen, Minggu (30/1/2011), di lanjutan partai Bundesliga.

Di paruh kedua laga, Robben terlihat melingkarkan jari-jari tangannya di sekeliling leher Mueller bak ingin mencekik rekan setimnya itu. Tindakan tersebut rupanya ungkapan rasa sebal Robben terhadap Mueller.

"Aku benci jika rekan satu tim terus-terusan mengangkat tangannya dan mengeluh," cetus Robben di Sky Sports.

"Itu sangat tidak hormat. Kita adalah sebuah tim. Kita tidak perlu melakukan itu. Kita harus menjadi figur yang patut diteladani dan tidak seharusnya membuat isyarat tangan seperti itu," gerutu si pemain Belanda.

The Bavarians sendiri saat ini terus mendaki papan klasemen dan tengah bercokol di posisi tiga dengan tertinggal tiga angka dari Bayer Leverkusen di posisi dua dan 14 poin dari pemuncak klasemen Borussia Dortmund.

Maka dari itu, pelatih Louis van Gaal pun tidak mau insiden tersebut mengganggu fokus timnya dalam menangguk poin demi poin di laga-laga selanjutnya.

"Di Belanda, wajar saling mengeluh satu sama lain dan mengatakan apa yang kita butuhkan, tapi budayanya berbeda di Jerman."

"Kini kami ada di posisi tiga, yang merupakan posisi yang kami inginkan, jadi semoga keadaan akan tetap tenang," harap Van Gaal.

Dortmund Ditahan Schalke Tanpa Gol

Dortmund - Borussia Dortmund gagal meraih hasil maksimal saat menjamu Schalke 04 dalam lanjutan Liga Jerman. Kedua kesebelasan tak ada yang mampu mencetak gol, yang membuat laga derby tersebut bertahan 0-0.

Di Signal Iduna Park, Sabtu (5/2/2011) dinihari WIB, Dortmund gagal memaksimalkan peluang bermain di depan pendukungnya sendiri. Menjamu saudara sekotanya yang kini duduk di posisi 11 klasemen, anak didik Jurgen Klopp dipaksa puas dengan skor 0-0.

Tambahan satu poin dari laga tersebut tak mengubah posisi Dortmund di puncak klasemen dengan total mengoleksi 51 angka. Mereka juga masih sangat aman dari kejaran Banyer Leverkusen (39 poin) di posisi dua.

Dortmund mendominasi hampir sepanjang laga tersebut. Tuan rumah punya dua peluang emas bikin gol melalui Lucas Barrios dan Mario Goetze yang kesemuanya gagal lantaran dimentahkan tiang gawang.

Skuad tim tamu besutan Felix Magath juga sempat mengancam gawang tuan rumah saat tendangan Manuel Jurado's masih bisa dihentikan Roman Weidenfeller.

Jumat, 04 Februari 2011

Mourinho-Valdano Kompak Sanjung Adebayor

Madrid - Emmanuel Adebayor mencetak gol dalam laga debutnya di Santiago Bernabeu. Atas gol yang dia buat tersebut, sanjungan mengalir dari Jose Mourinho dan Jorge Valdano.

Dipinjam dari Manchester City hingga akhir musim ini, Adebayor sesungguhnya menjalani debut tak menyenangkan karena Real Madrid justru kalah atas Osasuna di La Liga akhir pekan kemarin.

Namun kekecewaan atas hasil laga tersebut terbayarkan dinihari tadi di babak semifinal Copa Del Rey. Menjamu Sevilla, Los Merengues memetik kemenangan 2-0 untuk memastikan meraih satu tiket ke final.

Adebayor dapat banyak sanjungan dalam laga tersebut setelah dia mencetak gol meski masuk sebagai pemain pengganti. Mengontrol bola operan Lassana Diarra dengan dadanya, penyerang asal Togo itu melepaskan tendangan voli dari jarak dekat yang mengubah kedudukan menjadi 2-0.

"Untuk pemain yang baru sekali merumput di Santiago Bernabeu dalam seragam Real Madrid, pada kesempatan pertama dia menyentuh bola ‘poom poom’ begitulah dia. Itu sesuatu yang fantastis dan sangat baik untuk kepercayaan dirinya," sahut Mourinho menggambarkan performa pemain barunya.

Pujian pada mantan pemain Arsenal itu juga datang dari Direktur Umum Jorge Valdano. "Tak ada cara lain yang lebih baik untuk menampilkan diri Anda di Santiago Bernabeu. Dia menunjukkan ketenangana dan kebegisannya. Itu akan memberinya kepercayaan diri," ungkap Valdano di Yahoosports.

Jumlah Gaji Pemain Chelsea Tertinggi di Inggris

London - Chelsea kini tercatat sebagai klub dengan jumlah bayaran gaji pemain tertinggi di Liga Inggris. The Blues total menggeluarkan Rp 2,4 triliun untuk membayar anggota skuadnya musim lalu.

Demikian terungkap dari laporan keuangan tahunan klub tersebut yang berakhir Juni 2010 lalu. Dikutip dari Soccernet, selama satu musim 'Si Biru' mengeluarkan dana sebesar 172,5 juta poundsterling atau Rp 2,471 triliun untuk membayar gaji John Terry cs.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2009 yang sebesar 165,6 juta poundsterling (Rp 2,372 triliun). Namun pengeluaran Chelsea untuk periode 2009 tersebut 'terpaksa' menggelembung lantaran harus membayar kompensasi atas pemecatan Luiz Felipe Scolari dan asistennya yang sebesar 12,6 juta poundsterling (Rp 180,5 miliar).

Dengan kata lain, di luar kompensasi pembayaran terhadap Scolari, jumlah gaji pemain Chelsea mengalami peningkatan sebesar 19,5 juta poundsterling (Rp 279,35 miliar) atau 12,7%.

Dengan pengeluaran untuk menggaji pemain mencapai Rp 2,4 triliun, Chelsea menjadi klub dengan total gaji terbesar di Liga Inggris. The Blues bahkan unggul jauh atas Manchester City di posisi dua yang total menggaji pemainnya 133,3 juta poundsterling (Rp 1,9 triliun) atau Manchester United di posisi dua dengan total 131,7 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun).

Sementara Arsenal berada di posisi tiga dengan total gaji pemain mencapai 110 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,5 triliun.

Dalam laporan keuangan Chelsea tersebut juga terungkap kalau mereka mengalami kerugian 70,9 juta poundsterling (Rp 1,01 triliun). Jumlah tersebut meningkat setelah pada periode sebelumnya merugi 44,4 juta poundsterling (Rp 636 miliar).

Meski kerugiannya meningkat, pihak Chelsea awal pekan ini mengklaim kalau mereka akan mampu memangkas jumlah kerugian tersebut hingga separuhnya dalam tahun finansial berikutnya.

Laga Sengit di Kota Milan

Milan - Liga Italia pekan ini menyajikan pertarungan besar antara Inter Milan yang akan melawan AS Roma. Sedangkan AC Milan meladeni lawan yang bakal menyulitkan mereka, Genoa.

Pertandingan antara Inter versus Roma bakal digelar di Giuseppe Meazza, Senin (7/2/2011) dinihari WIB.

Kubu tuan rumah telah kembali ke jalurnya sejak ditangani oleh Leonardo. Dalam tujuh partai terakhirnya di Seri A, Nerazzurri cuma sekali kalah.

Meski demikian, Roma juga punya rekor yang tak kalah bagus. Dalam tujuh laga terkahirnya, Francesco Totti dkk. lima kali menang, sekali imbang dan sekali kalah.

Kemenangan jelas menjadi target utama kedua kubu. Inter yang kini ada di urutan tiga, butuh angka penuh untuk merapatkan jaraknya dengan sang pemimpin AC Milan.

Begitu juga dengan Giallorossi yang dua strip di bawah lawannya itu. Jika berhasil meraih tiga poin maka mereka berpeluang kembali ke papan atas.

Namun tampaknya itu bakal berat bagi Roma karena Inter lebih superior dengan perbandingan kemenangan 5:3 dalam 10 laga terkahirnya. Dua sisanya berakhir sama kuat.

Bukan hanya itu saja, Inter juga terlihat perkasa di kandang. Terakhir kali Javier Zanetti dkk. mengecap kekalahan di publik sendiri saat ditekuk 0-1 dari Milan medio November lalu.

Sedangkan saat berhadapan dengan Roma, Inter tidak pernah kalah di Giuseppe Meazza. 'Si Biru-Hitam' berhasil memenangi empat dari enam laga kandang terakhirnya dan sisanya tertahan.

Sehari sebelumnya, Milan akan melawat ke markas Genoa.
Walau lebih diunggulkan, Rossonerri seyogyanya tak boleh lengah karena menurut statistik Genoa sanggup menjadi batu sandungan Zlatan Ibrahimovic dkk.

Dalam lima pertamuan terkahirnya, kedua sama-sama dua kali menang dan sekali berakhir seri. Tetapi Milan sulit menang jika laga digelar di Communale Luigi dengan cuma sekali menang dari lima lawatan terakhirnya.

Di saat yang bersamaan, Juventus akan bertandang ke Saint Elia untuk berhadapan dengan Cagliari. Poin penuh wajib diperoleh untuk mendongkrak kepercayaan diri Milos Krasic dkk. Pasalnya mereka cuma mereguk sekali kemenangan dalam lima partai terakhirnya.

Dua tim yang ada di posisi empat besar, Lazio dan Napoli mendapat lawan yang relatif lebih mudah. Bianceleste menjamu Chievo dan Napoli kedatangan tim yang ada di zona degradasi Cesena.